top of page

Makna Natal: Prinsip-Prinsip Kristen yang Akan Membantu Anda Menikmati Liburan yang Menyenangkan.


“Ia akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan engkau akan menamai dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.” – Matius 1:21


Kebenaran abadi tentang Natal adalah ini: Natal bukan hanya waktu untuk tradisi, dekorasi, dan pesta kalkun; ini adalah perayaan kedatangan Tuhan ke dunia kita yang kacau, indah, dan terkadang membingungkan untuk mengingatkan kita bahwa kita dicintai tanpa syarat.


Jika beban liburan terasa berat bagi Anda akhir-akhir ini, ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian. Mungkin Anda merasa cemas menghadapi pertemuan keluarga, berjuang melawan kesepian, atau sekadar merasa keajaiban Natal telah hilang di tengah daftar hadiah dan harapan masyarakat. Tarik napas dalam-dalam. Natal bukanlah tentang dekorasi yang sempurna atau momen-momen indah yang dihabiskan bersama keluarga; ini tentang Juruselamat yang sempurna yang datang untuk makhluk yang tidak sempurna seperti kita.

Menemukan Kembali Makna Sejati Natal

Natal mungkin tampak meriah, tetapi sebenarnya sederhana dan indah. Tuhan memandang umat manusia, yang hancur dan terluka, dan mencari makna hidup, lalu berkata, "Aku datang kepadamu." Bukan di istana megah atau dengan segala kemewahan dan kemegahan dunia, tetapi di kandang kecil, seperti seorang anak kecil yang lahir dari orang tua yang tahu rasa sakit kehilangan dan kesedihan.


Inilah landasan kita: Tuhan menemukan kita di mana pun, di tempat mana pun kita berada.


Tahun ini, saat Anda menghias adegan kelahiran Yesus, jangan hanya menyingkirkan patung-patung dan langsung melanjutkan. Berhentilah sejenak. Pikirkan tentang bayi Yesus dan ingatlah bahwa Tuhanlah yang berkata kepada Anda: "Aku mengerti apa artinya menjadi manusia. Aku mengerti kesedihanmu, sukacitamu, ketakutanmu, dan harapanmu."



Para gembala ini bukanlah pejabat tinggi atau pemimpin agama; mereka adalah orang-orang biasa, pekerja keras, mungkin lelah, hanya berusaha melewati hari. Namun, merekalah yang pertama menerima kabar baik yang luar biasa ini: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku membawa kabar baik yang akan mendatangkan sukacita besar bagi semua orang” (Lukas 2:10). Bagi semua orang. Ini termasuk Anda, di mana pun Anda berada hari ini.

Ciptakan tradisi Natal yang sangat bermanfaat.

Mari kita jadikan Natal ini bermakna melalui tindakan nyata, bahkan di masa-masa sulit ini. Tidak perlu sempurna atau merencanakan semuanya seperti yang Anda lihat di media sosial. Berikut beberapa saran sederhana dan penuh kasih untuk merayakan Natal dengan cara yang berpusat pada Kristus:


Daripada khawatir, mulailah dengan Alkitab.


Alih-alih terburu-buru menyelesaikan persiapan Natal, mulailah setiap hari di bulan Desember dengan ayat Alkitab singkat yang berkaitan dengan Natal. Bacalah kisah kelahiran Yesus dalam Lukas 2 sambil menikmati kopi pagi Anda. Biarkan kata-kata ini meresap ke dalam hati Anda sebelum terbebani oleh tugas-tugas hari itu. Jika Anda memiliki anak, jadikan sarapan sebagai tradisi keluarga: luangkan waktu yang sederhana dan terorganisir untuk membaca beberapa ayat Alkitab dan mungkin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena telah mengutus Yesus.


Luangkan waktu untuk refleksi yang tenang.


Ini mungkin akan mengejutkan Anda: momen Natal terbaik seringkali terjadi di tempat yang tenang, bukan di tempat yang ramai.


Mengucapkan Syukur Selama Masa Adven


Setiap hari sebelum Natal, tuliskan sesuatu yang Anda syukuri karena kedatangan Yesus ke bumi. Mungkin itu pengampunan-Nya, kedamaian-Nya, janji-Nya untuk tidak pernah meninggalkan Anda sendirian, atau harapan yang Dia berikan di saat-saat sulit. Simpan catatan-catatan ini dalam sebuah toples dan bacalah kembali pada Malam Natal. Anda akan kagum bagaimana tindakan sederhana ini dapat mengubah hati Anda, menggesernya dari kekhawatiran menjadi kepuasan sepenuhnya.

Saat liburan terasa seperti kerja keras

Faktanya, Natal tidak selalu menjadi waktu penuh sukacita dan perayaan. Mungkin ini Natal pertama Anda tanpa orang-orang terkasih. Mungkin hubungan keluarga Anda sedang tegang. Mungkin Anda sedang berjuang dengan masalah keuangan, atau bahkan di saat paling bahagia dalam setahun, Anda merasa lebih depresi dari sebelumnya.

Dengarkan baik-baik: kesedihanmu tidak merampas sukacita Natal darimu, tetapi sebaliknya, kesedihan itu mempersiapkanmu untuk menyambutnya.


Yesus datang untuk orang-orang yang menyesal hatinya (Yesaya 61:1). Ia datang untuk mereka yang merasa diabaikan, lelah, atau sendirian. Kisah kelahiran Yesus dipenuhi dengan tokoh-tokoh yang bergumul dengan keraguan: Maria, skeptis namun percaya; Yusuf, takut namun taat; para gembala, bingung namun bersedia menerima.



Jika Anda sedang mengalami masa-masa sulit, cobalah ini: Alih-alih mencoba memaksakan sukacita yang tidak Anda rasakan, bicaralah kepada Yesus tentang penderitaan Anda. Ceritakan kepada-Nya persis bagaimana perasaan Anda: kesedihan, kesepian, dan kekhawatiran Anda. Dia mampu mengatasi semuanya. Bahkan, Dia datang karena Dia tahu kita akan sangat membutuhkan-Nya di masa-masa sulit.

Cara Efektif untuk Mengekspresikan Kecintaan Anda pada Natal

Makna Natal yang sesungguhnya terwujud ketika, di luar sekadar menerima hadiah, kita benar-benar memberi: bukan hanya hadiah, tetapi juga kehadiran kita, kebaikan kita, dan kasih sayang kita. Berikut beberapa cara sederhana untuk menyebarkan semangat Natal:


di tempatmu

  • Mereka membaca kisah Natal bersama keluarga dan setiap orang berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan.

  • Buatlah kue untuk tetangga Anda, pengantar barang, atau siapa pun yang memberikan layanan kepada komunitas Anda.

  • Buatlah "rantai rasa syukur" dengan meminta anggota keluarga menambahkan cincin kertas untuk berbagi hal-hal yang mereka syukuri.

  • Adakan pesta "Natal untuk Yesus" yang meriah, lengkap dengan kue dan pesta ulang tahun.


Di komunitas Anda

  • Tinggalkan pesan-pesan kecil yang memberi semangat di perpustakaan atau belikan secangkir kopi.

  • Sumbangkan mainan, pakaian, atau makanan ke tempat penampungan di daerah tersebut.

  • Kirimkan kartu Natal kepada tetangga lanjut usia Anda yang mungkin merasa kesepian.

  • Menjadi sukarelawan di acara komunitas atau restoran selama Natal.


Ingatlah bahwa perbuatan baik ini tidak harus besar atau kecil. Terkadang, bahkan perbuatan baik yang paling sederhana pun dapat memberikan dampak besar. Senyum, telinga yang mendengarkan, atau bahkan hanya mengatakan "Aku mendoakanmu" dapat mencerahkan hari seseorang.

Menemukan kedamaian di tengah kekacauan

Berikut pengingat tentang adanya jalan tengah: Anda tidak harus merayakan Natal dengan sempurna sebelum dapat merasakan kasih sempurna Tuhan.


Tidak ada yang lebih membahagiakan musuh selain mengganggu kedamaian Anda di musim perayaan ini, meyakinkan Anda bahwa Anda belum berbuat cukup, memberi cukup, atau menepati janji. Tetapi Natal bukanlah tentang pencapaian Anda; ini tentang kehadiran Tuhan. Jika Anda merasa tersesat, ingatlah bahwa Maria dan Yusuf tidak memiliki keadaan terbaik, namun mereka tetap merayakan Natal terbaik dalam hidup mereka.


Luangkan waktu untuk bernapas. Hindari aktivitas yang mengalihkan perhatian Anda, bukan yang memberi nutrisi bagi Anda. Prioritaskan memberi daripada menerima. Prioritaskan kedamaian daripada kesempurnaan. Yesus tidak datang dengan rencana yang rumit; Dia datang dengan kasih yang sederhana.


Tujuan Natal Anda

Di musim perayaan ini, ingatlah kebenaran ini: Natal adalah cara Tuhan untuk memberitahumu: "Kamu berharga. Kamu dilihat. Kamu dicintai. Kamu tidak pernah sendirian." Baik kamu merayakan Natal bersama keluarga atau menghabiskan momen tenang sendirian, baik pohon Natalmu dihias atau sederhana, baik kamu menerima banyak hadiah atau sedikit, kamu berharga di mata Tuhan yang mengambil wujud manusia untuk dekat denganmu.


Dan inilah tantangan terakhir: biarkan liburan ini mengubah dirimu.


Natal bukan hanya tentang merayakan peristiwa yang terjadi dua ribu tahun yang lalu, tetapi juga tentang mengakui apa yang terjadi hari ini. Tuhan berfirman setiap hari: "Aku mencintaimu. Aku bersamamu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu."

Anda tidak pernah sendirian di jalan ini.

Sahabatku, baik kamu menerima pesan ini dengan sukacita maupun kesedihan, ingatlah bahwa kami tidak melupakanmu. Kamu tidak sendirian. Tuhan yang menciptakanmu dan menyebutmu anak-Nya sangat mencintaimu.


Di First Gathering Church di Memphis, kami telah mendirikan "Gereja Online Tanpa Batas" untuk membantu semua orang tetap terhubung, di mana pun mereka berada, dan untuk mengingatkan mereka bahwa jarak tidak dapat memisahkan mereka dari kasih Tuhan atau komunitas yang penuh kasih. Pendeta online kami, Lynn McDonald, dan seluruh komunitas kami ingin Anda tahu bahwa Anda diterima, Anda dapat mengajukan pertanyaan, dan kami di sini untuk mendorong Anda dalam perjalanan spiritual Anda.


Natal ini, kami mengundang Anda untuk merasakan esensi iman kami: Yesus telah datang untuk menyambut Anda ke dalam pelukan Bapa yang penuh kasih. Baik Anda mengunjungi kami di Córdoba atau terhubung dengan kami secara daring, Anda akan menemukan sambutan hangat, komunitas sejati, dan pesan yang menginspirasi: Anda adalah anak Allah.


Ingin mempelajari lebih lanjut tentang Christmas Hope? Hubungi kami.


Gereja Kongregasional Pertama, Memphis


First Community Church di Memphis telah menciptakan gereja online bernama "No Limits" untuk menyebarkan kasih Kristus ke seluruh dunia. Pendeta online kami, Dr. Lynn McDonald, ingin Anda tahu: Anda tidak sendirian, Anda tidak akan pernah dilupakan, dan Tuhan sangat mengasihi Anda (karena Anda adalah anak-Nya).

 
 
 

Komentar


bottom of page