Kesejahteraan mental: kedamaian, bukan tekanan.
- Dr. Layne McDonald

- 1 hari yang lalu
- 4 menit membaca
Hidup memang bisa sulit, bukan? Di antara tenggat waktu pekerjaan, tanggung jawab keluarga, masalah kesehatan, dan bombardir notifikasi yang terus-menerus di ponsel kita, mudah sekali merasa kewalahan. Mungkin Anda sedang membaca ini sekarang, di tengah hari yang penuh tekanan, mencari sedikit kedamaian. Atau mungkin Anda sedang berbaring di tempat tidur di malam hari, pikiran Anda dipenuhi kekhawatiran yang sepertinya tidak bisa Anda hentikan.
Sahabat, jika ini situasimu, selamat datang kembali. Kamu tidak sendirian, dan kami tidak akan pernah melupakanmu.
Di Boundless Online Church, kami percaya bahwa Tuhan tidak pernah bermaksud agar Anda memikul beban dunia di pundak Anda. Dia merancang sesuatu yang lebih baik: kedamaian yang melampaui tekanan, melindungi hati Anda, dan menenangkan pikiran Anda bahkan ketika segala sesuatu di sekitar Anda tampak kacau.
Hari ini, mari kita telaah apa yang Alkitab katakan tentang bagaimana kita dapat menemukan kedamaian ini, temukan beberapa alat praktis yang dapat kita gunakan sekarang, dan ingatlah bahwa kasih Allah lebih besar daripada kecemasan apa pun yang mungkin kita hadapi.
Apa yang Firman Tuhan katakan: Filipi 4:6-7

Mari kita telusuri lebih dalam salah satu janji terkuat dalam seluruh Kitab Suci mengenai kesehatan mental:
Janganlah kamu kuatir tentang apa pun, tetapi dalam segala hal, sampaikanlah permintaanmu kepada Allah melalui doa dan permohonan, disertai ucapan syukur. Dan damai sejahtera Allah, yang melampaui segala pengertian, akan menjaga hatimu dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Filipi 4:6-7 (NIV)
Bacalah dengan saksama. Biarkan itu meresap.
Paulus menulis kata-kata ini di penjara, bukan dari kantor yang nyaman atau taman kedamaian. Ia mengenal tekanan. Ia mengenal ketidakpastian. Namun, ia menyatakan dengan keyakinan bahwa kedamaian ada dalam jangkauan kita, kedamaian yang melampaui semua pemahaman manusia. Ia memahaminya dengan lebih baik.
Analisis terperinci
"Jangan khawatir tentang apa pun..." Ini bukan berarti Tuhan mengabaikan perasaanmu atau menyuruhmu untuk "mengabaikannya." Ini adalah sebuah undangan. Dia memberitahumu, "Kamu tidak harus menanggung beban ini sendirian."
"...tetapi dalam segala hal, melalui doa, permohonan, dan ucapan syukur..." Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti: berdoa, meminta. Dan bahkan di tengah kebingungan, temukan sesuatu untuk disyukuri. Rasa syukur membantu kita fokus pada apa yang benar dan pada pekerjaan Tuhan.
"... sampaikan permohonanmu kepada Tuhan." Dia ingin mendengarmu. Setiap kekhawatiran, setiap ketakutan, setiap pikiran yang membuatmu terjaga di malam hari, percayalah kepada-Nya. Dia tidak sibuk. Dia tidak khawatir. Dia menunggumu dengan tangan terbuka.
“Damai sejahtera Allah… akan menjaga hati dan pikiranmu.” Kata “menjaga” di sini digunakan dalam bahasa militer. Bayangkan seorang prajurit yang menjaga pangkalan militer. Itulah yang dilakukan damai sejahtera Allah bagi hati dan pikiranmu. Damai sejahtera itu melindungimu dari kecemasan, ketakutan, dan keputusasaan.
Tips bermanfaat: Tarik napas dalam-dalam sambil berdoa.

Mari kita kembali ke hal-hal yang spesifik. Terkadang, ketika kita merasa stres, kita membutuhkan sesuatu yang bermakna untuk menenangkan pikiran kita dan menghubungkan kembali kita dengan Tuhan. Temukan Teknik Bernapas Persegi (Breathing Square) , sebuah teknik sederhana yang menggabungkan manfaat pernapasan dalam dengan kekuatan doa.
Cara melakukan latihan pernapasan persegi:
Tahan selama 4 detik. Hirup napas perlahan melalui hidung.
Tekan dan tahan selama 4 detik , jeda, lalu berdiri diam.
Hembuskan napas selama 4 detik , lalu lepaskan perlahan melalui mulut.
Tahan posisi tersebut selama 4 detik , lalu rileks perlahan sebelum mengambil napas berikutnya.
Ulangi siklus ini 4 hingga 5 kali (atau sebanyak yang diperlukan).
Tambahkan doa untuk pekerjaan:
Sambil bernapas, bacalah doa singkat seperti:
Wahyu: "Tuhan, berikanlah kepadaku..."
Ingatlah hal ini: "...Kesehatan Anda."
Penutup: "Aku melepaskan kekhawatiranku..."
Pegang: "...di tanganmu."
Latihan sederhana ini mengaktifkan respons relaksasi tubuh Anda sambil memfokuskan perhatian Anda pada Tuhan. Sains dan iman bekerja bersama, seperti yang dikehendaki Tuhan.
Pendeta Layne McDonald sering mengingatkan komunitas Boundless kita: "Tuhan memperhatikan setiap bagian hidup Anda: pikiran, jiwa, dan tubuh Anda. Merawat kesehatan mental Anda bukanlah tanda kelemahan iman, melainkan tindakan kebijaksanaan."
Waktu Menonton Film: Apa yang Diajarkan "The Inside" kepada Kita tentang Emosi
Ini dia tips menarik! Jika Anda belum menonton film Pixar "Inside Out," film ini layak ditonton, terutama jika Anda tertarik dengan kesehatan mental dari perspektif agama.
Film ini membawa kita menyelami pikiran Riley, seorang gadis berusia 11 tahun, di mana emosinya - kebahagiaan, kesedihan, ketakutan, kemarahan, dan rasa jijik - diekspresikan melalui karakter-karakter yang mencoba membantunya menemukan jalan hidupnya.
Hal-hal penting bagi orang beriman:
Inside the Home adalah titik awal yang bagus untuk diskusi keluarga, diskusi kelompok kecil, atau bahkan refleksi pribadi. Mengapa tidak menontonnya bersama kelompok Boundless Anda dan mendiskusikan bagaimana Tuhan membawa keseimbangan ke dunia batin kita?
Lima cara efektif untuk menemukan ketenangan pikiran di tengah stres

Mari kita ulas semua ini dengan beberapa tips praktis yang dapat Anda gunakan hari ini:
1. Awali dan akhiri hari Anda dengan membaca Kitab Suci.
Sebelum memeriksa ponsel Anda, luangkan waktu sejenak untuk terhubung dengan Tuhan. Lima menit membaca Firman-Nya sudah cukup untuk menentukan suasana hati Anda sepanjang hari. Cobalah membaca Filipi 4 minggu ini!
2. Bersyukurlah setiap hari.
Buatlah jurnal rasa syukur atau bagikan momen rasa syukur di grup diskusi Boundless. Rasa syukur menenangkan pikiran Anda.
3. Tetapkan batasan dan katakan "tidak" bila perlu.
Anda tidak bisa memberi apa yang tidak Anda miliki. Lebih baik menghemat waktu dan energi Anda. Tuhan beristirahat pada hari ketujuh dan mengajak Anda untuk melakukan hal yang sama.
4. Teruslah berinteraksi dengan komunitas
Keterasingan menciptakan stres. Tetap terhubung dengan keluarga Boundless Anda melalui grup, obrolan langsung, panggilan video, dan platform doa dan ibadah. Anda tidak ditakdirkan untuk sendirian.
5. Mintalah bantuan saat Anda membutuhkannya.
Jika Anda kewalahan oleh kekhawatiran atau kecemasan, carilah bantuan. Bicaralah dengan konselor, hubungi pendeta, atau hubungi layanan bantuan 24 jam kami. Mencari bantuan adalah tanda kekuatan, bukan kelemahan.
Afirmasi harian Anda

Ulangi ini pada diri Anda hari ini dan setiap hari, Anda perlu:
"Kesetiaan Tuhan menjaga pikiranku dan kasih-Nya menenangkan jiwaku hari ini."
Tuliskan di catatan tempel. Tempelkan di layar ponselmu. Ulangi dengan lantang saat tekanan sudah terlalu berat. Itu adalah kebenaran, dan kebenaran membebaskan kita.
Kamu tidak sendirian, kamu berada di rumah.
Sahabatku, apa pun yang sedang kau alami saat ini, dengarkan ini: kami tidak akan pernah melupakanmu. Kau tidak sendirian. Tuhan sangat menyayangimu tanpa batas.
Di Boundless Online Church, kami hadir untuk Anda: baik Anda tinggal di rumah sendiri, tanpa gereja, di mana pun di dunia, atau hanya mencari tempat untuk merasa nyaman. Pintu kami selalu terbuka, keanggotaan gratis, dan Anda selalu diterima apa adanya.
Pendeta Layne McDonald dan seluruh tim Boundless siap membantu Anda. Bergabunglah dengan grup ini. Mulailah percakapan. Hubungi kami kapan saja. Bersama-sama, mari kita temukan kedamaian di rumah saat Anda berada di bawah tekanan.
Ambil langkah selanjutnya hari ini di www.boundlessonlinechurch.org
Dukungan AI 24/7: 1-901-668-5380; Boundless Online: 1-901-213-7341 ; FA Memphis: 1-901-843-8600; lmcdonald@famemphis.net ; www.boundlessonlinechurch.org

Komentar